Archive for September, 2010

Abon Ikan

Abon…protein darurat buat travelling 🙂
Berhubung akan menjelang mudik lebaran, dan kebetulan mudik kali ini via darat jadi abon wajib dibawa utk perbekalan makan adib kalo lagi mogok makan di resto karena ga ada menu yg dia suka 🙂
Sebenernya mudik Jakarta – Gresik – Madura yg kadang kami lewati via darat ini selalu mampir nginep di semarang,ya itung2 istirahat buat si supir (read : Ayah) dan si bawel (read : Adib).Khususnya adib, karena ga tega juga kan kalo dia kudu perjalanan darat jauh Jakarta – Jawa timur sekali jalan yg bisa ditempuh sekitar 18jam lebih.
Resep ini sebenernya mudah,tapi prosesnya yg nyebelin karena kudu super sabar nungguin matengnya 😀

Bahan :
1/2 ekor fillet ikan tuna ukuran besar
2 sdm kecap manis

Bumbu halus:
2 siung bawang putih
2 siung bawang merah
1 sdm air asam jawa
Gula, garam, merica
1 sdm terasi

Cara:
1. Bersihkan ikan, potong kotak2 ukuran 5×5 , kukus hingga matang.
2. Dengan bantuan food processor atau ulekn tradisional, haluskan bumbu ,kemudian suwir2 ikan dan dihaluskan bersama bumbu.
3. Siapkan wajan, Sangrai ikan dan beri kecap,Pastikan menggunakan api yg sangat kecil, lakukan sampai ikan yg sudah halus tersebut kecoklatan sambil terus diaduk agar tidak gosong,sekitar 1jam+ .Sajikan

Note:
* Jika menggunakan ikan tuna, pastikan memilih ikan tuna yg memiliki sirip pipih panjang,dimana panjang siripnya 2x lebih panjang dari jarak sirip ke insang.
* Pastikan sangrai ikan sampai kecoklatan, abon ini bertahan minimal 1 minggu, jika ingin lebih lama, abon bisa disangrai kembali.

..:: diah Re ::..

Advertisements

Banana Choco Blueberry muffin

Pas bangun tidur liat jam kok uda 06.50 😦 Waaaa… alamat telat nih bikin bekal adib.Eh ternyata si mbak dewi uda beliin roti tawar buat adib krn tau aku bangunnya telat banget gara2 adib ikutan sahur juga dan maen sebentar abis subuh.

Tapi kok ga sreg ya hati ni bawain bekal sekolahnya roti tawar 😦
Liat persediaan kulkas, eh ada pepaya,ngelirik dapur, ada pisang tanduk yg uda menghitam (tapi masih bagus banget isinya dan cuma diambil 1/2 bagian saja krn ukurannya besar kan). okelah, bikin muffin aja, gampang ini…


Dan yang paling kusuka saat melihat lelehan blueberry yg keluar sedikit dari muffin nya, begitu menggoda 🙂

Bahan :
1 cup + 1 sdm tepung terigu (dicampur yg protein sedang dan rendah)
1/4 cup gula pasir
1/2 sdt Baking powder
170ml susu cair
1/4 cup minyak sayur
1 buah pisang ukuran medium dan sudah matang sesuai selera
1 butir telur
1 sdt vanilla
2 sdm coklat meises
blueberry jam

Cara :
1. Dalam satu wadah, campur merata : tepung, gula dan baking powder, sisihkan.
2. Campur menjadi satu  : Susu, telur,vanilla,pisang dan minyak, aduk merata perlahan menggunakan whisk.
3. Tuang bahan kering no(1) ke dalam no(2), aduk perlahan dengan whisk searah jarum jam sampai tercampur rata.
4. Tuang meises, aduk perlahan.
5. Siapkan cetakan muffin,semir tipis dengan minyak.Tuang adonan sampai 1/2 bagian cetakan muffin, beri selai blueberry, tutupi kembali dengan adonan sampai cetakan hampir penuh.Lakukan sampai habis.
5. Panggang dengan api sedang 180dC selama 15-20 menit.

Note:
* Kunci utama membuat muffin adalah proses pencampuran bahannya, pastikan adonan tidak overstir.Mengaduk adonan muffin jangan pernah menggunakan misker, pastikan menggunakan whisk atau sendok kayu besar,dan diaduk perlahan dan searah jarum jam.

..:: diah Re ::..