Abon Ikan

Abon…protein darurat buat travelling🙂
Berhubung akan menjelang mudik lebaran, dan kebetulan mudik kali ini via darat jadi abon wajib dibawa utk perbekalan makan adib kalo lagi mogok makan di resto karena ga ada menu yg dia suka🙂
Sebenernya mudik Jakarta – Gresik – Madura yg kadang kami lewati via darat ini selalu mampir nginep di semarang,ya itung2 istirahat buat si supir (read : Ayah) dan si bawel (read : Adib).Khususnya adib, karena ga tega juga kan kalo dia kudu perjalanan darat jauh Jakarta – Jawa timur sekali jalan yg bisa ditempuh sekitar 18jam lebih.
Resep ini sebenernya mudah,tapi prosesnya yg nyebelin karena kudu super sabar nungguin matengnya😀

Bahan :
1/2 ekor fillet ikan tuna ukuran besar
2 sdm kecap manis

Bumbu halus:
2 siung bawang putih
2 siung bawang merah
1 sdm air asam jawa
Gula, garam, merica
1 sdm terasi

Cara:
1. Bersihkan ikan, potong kotak2 ukuran 5×5 , kukus hingga matang.
2. Dengan bantuan food processor atau ulekn tradisional, haluskan bumbu ,kemudian suwir2 ikan dan dihaluskan bersama bumbu.
3. Siapkan wajan, Sangrai ikan dan beri kecap,Pastikan menggunakan api yg sangat kecil, lakukan sampai ikan yg sudah halus tersebut kecoklatan sambil terus diaduk agar tidak gosong,sekitar 1jam+ .Sajikan

Note:
* Jika menggunakan ikan tuna, pastikan memilih ikan tuna yg memiliki sirip pipih panjang,dimana panjang siripnya 2x lebih panjang dari jarak sirip ke insang.
* Pastikan sangrai ikan sampai kecoklatan, abon ini bertahan minimal 1 minggu, jika ingin lebih lama, abon bisa disangrai kembali.

..:: diah Re ::..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: