Banana Cake with Raisins & dates

Nyobain resep baru itu emang menyenangkan, sebenernya dulu pernah bikin banana cake, tapi kok rasanya ga pas, karena rasa butternya terlalu mendominasi. Pas nyobain resep ini, wouw… mirip banana cake yang pernah aku cobain di toko kue, enak dan lembut🙂
Resep ini aku modifikasi dalam gula pasirnya, karena aku pake kismis dan kurma serta pisang yang sedikit banyak, jadi lebih manis.

Banana cake
sumber : YasaBoga “Bolu & cake”

Bahan:
100gr mentega
50gr margarin
3 sdm gula pasir (resep asli :  175gr)
4 kuning telur
4 putih telur
5 pisang ulli ukuran sedang (resep asli : 3 pisang cavendish)
1 sdm jeruk nipis
100gr kismis (modifikasi)
8 buah kurma (modifikasi)
225gr tepung terigu (campur protein rendah dan sedang)
1 sdt BPDA
1/2 sdt soda kue

Cara:
1. Ayak tepung terigu, BPDA dan soda kue, sisihkan.
2. Cincang halus sebagian kismis ,atau boleh diblender. Kemudian potong kurma , sisihkan.
3.Haluskan Pisang dan beri air jeruk, aduk rata.ini bertujuan agar pisang tidak cepat menjadi kecoklatan.
4. Kocok mentega, margarin dan gula pasir sampai mengembang dan putih, masukkan kuning telur satu persatu, kocok hingga mengembang.
5. Masukkan campuran tepung bergantian dengan pisang halus, aduk rata dengan mixer kecepatan rendah,matikan mixer. sisihkan adonan.
6. Kocok Putih telur hingga soft peak, sisihkan.
7. Dengan bantuan spantula, masukkan perlahan putih telur ke adonan pisang, aduk balik hingga rata.
8. Masukkan kismis cincang, dan kisimis utuh, aduk merata, tuang ke dalam loyang loaf,yang dasarnya telah diberi kertas roti dioles dengan sedikit mentega.
9. Taburi bagian atasnya dengan kurma potong hingga penuh.
10. Panggang dengan suhu 160dC selama 50 menit. Gunakan suhu rendah agar tidak mudah gosong, karena cake ini padat.
11. Segera lepas cake dari loaf sesaat setelah keluar dari oven, dinginkan di rak kawat, potong ketika sudah hangat/dingin.

Ada kejadian menyebalkan pas manggang cake ini, uda aku masak 40 menit, aku test tusuk kematangan bagian pinggir, eh uda keluar bersih tusuk giginya, aku pikir uda matang, dikeluarin dari oven, mau ditaruh di rak, eh… raknya jatuh,jadi cakenya ambruk,ketangkep tangan. Kalo ga pake pengaman, pasti uda kebakar tanganku kena loyang panas.

Baru ketauan kalo cake belum matang pas jatuh ini, tengahnya masih mentah banget, sedikit cair. Jadi aku masukin oven lagi. Karena itu, bagian tengahnya jelek, akibat jatuh tadi. Aku panggang lagi hingga matang.

Pas uda bener-bener mateng, adib uda ga sabaran begitu cake aku balik dari loyangnya, masih hangat, mau dipoto,,eee,,, adib sibuk towel-towel cake nya, hahahahaha. Dan dia tereak “enak bunda! adib mauuu….” Inilah dilema anak yang ga sabaran pengen nyobain dan emak yang pengen moto😀


Potong cake setebal 2cm, adib minta sepotong, dan sambil main, dia sibuk ngunyah *happy mom’s smiling🙂

Bangun tidur siang, pas lagi upload resep ini, adib liat foto-fotonya dan langsung memelas “adib mau kuehnya lagi…”  jarang-jarang lho adib begini, duh… kue nya uda habis dimakan bareng-bareng ma bapak ibu yang lagi dateng ke rumah, gimana ni…. Dirayu dikit dan sepakat, besok pagi aja kita bikin sama-sama lagi yaaaa🙂

..:: diah Re ::..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: